IHSG 2026 Makin Selektif: 4 Sektor Unggulan JPFA, BBRI, TOWR, ANTM Jadi Primadona!
Glitik - Memasuki 2026, pasar saham Indonesia menuntut strategi lebih selektif di tengah arus dana asing dan valuasi menarik. Investor disarankan fokus pada sektor defensif seperti consumer non-cyclicals, financials, telekomunikasi infrastruktur, dan basic materials mineral-logam untuk menopang IHSG yang diproyeksi terus menguat.
Consumer Non-Cyclicals: Poultry & Rokok Bangkit
Sektor consumer non-cyclicals diprediksi rebound kuat didorong konsumsi rumah tangga dan kebijakan fiskal optimal. Subsektor poultry seperti JPFA dan CPIN diuntungkan program MBG yang tingkatkan permintaan protein ayam-telur secara stabil. Sementara rokok potensial pulih karena pemerintah pastikan tak naikkan cukai 2026, beri ruang stabilisasi volume dan margin setelah tekanan bertahun-tahun.
IHSG Jeblok 0,25%! Tapi 5 Saham Meledak 29% ARA – Buruan Masuk ATAP & MGNA Sebelum Auto Reject!
Financials: Bank Big Caps Undervalued & Dividen Juara
Bank besar seperti BBRI, BMRI, BBNI masih laggard meski kontribusi besar ke IHSG, dengan valuasi murah dan dividen yield tinggi. Penurunan suku bunga 5 kali di 2025 mulai beri efek optimal awal 2026 (efek lag 3-6 bulan), plus makro membaik dorong kinerja kredit dan profitabilitas.
Telekomunikasi: Infrastruktur Data Jadi Tulang Punggung
Lonjakan data, 5G kota besar, dan konsolidasi operator (Indosat-Tri, XL-Smartfren) redakan perang harga, tingkatkan ARPU. Emiten menara TOWR catat growth stabil hingga Q3-2025 berkat kontrak jangka panjang. Operator TLKM, ISAT, EXCL fokus backbone digital, fiber optik, data center seiring penetrasi internet 80%.
Basic Materials: Mineral Emas Nikel Dividen Kuat
Subsektor mineral-logam potensial dari pricing power pemerintah (pemangkasan kuota nikel) dan emas tembus US$4.500/ons. ARCI, BRMS defensif karena jual domestik tinggi, minim dampak bea ekspor emas 2026. ANTM diversifikasi emas (target 30-40 ton) + hilirisasi nikel smelter battery materials jadi kombinasi menarik.
Hari Terakhir! Buru Saham IPO Superbank Rp635/Lot, Valuasi Termurah Kalahkan Jago-Allo-Aladin!
FAQ
1. Sektor saham mana paling aman di IHSG 2026?
Consumer non-cyclicals (poultry JPFA/CPIN, rokok stabil cukai), financials bank big caps (BBRI/BMRI/BBNI undervalued), telekom infra (TOWR/TLKM), basic materials mineral (ARCI/BRMS/ANTM).
2. Mengapa bank big caps menarik meski laggard 2025?
Valuasi murah, dividen yield tinggi, efek penurunan suku bunga mulai terasa 2026, plus makro membaik tingkatkan kredit.
3. Apa katalis poultry dan rokok consumer 2026?
MBG dorong permintaan protein stabil (JPFA/CPIN), tak naik cukai rokok stabilkan volume-margin.
4. Prospek telekomunikasi infrastruktur seperti TOWR?
Konsolidasi operator redakan price war, tingkatkan ARPU; 5G + data center butuh menara-fiber optik jangka panjang.
5. Mengapa ANTM-BRMS-ARCI unggul di mineral?
Emas rekor US$4.500/ons, nikel pricing power, ARCI/BRMS domestik fokus hindari bea ekspor, ANTM diversifikasi emas-nikel EV battery.